Profitabilitas Operasional (NPM)
Proksi: Net Profit Margin (NPM)
Definisi & Deskripsi
Net Profit Margin (NPM) menunjukkan persentase sisa pendapatan setelah dikurangi semua biaya operasional, bunga, dan pajak. Rasio ini mengukur efisiensi manajemen dalam mengendalikan beban dan strategi penetapan harga.
Cara Penggunaan (Data Panel)
Sering digunakan berpasangan dengan ROA dan ROE. NPM lebih spesifik melihat kemampuan penjualan dalam mencetak laba, bukan produktivitas aset.
Artikel Penjelasan Lengkap
Rasio NPM sangat bervariasi antar industri. Industri retail (seperti supermarket) biasanya memiliki NPM yang sangat tipis (1-3%) namun perputaran volume yang tinggi, sementara industri perangkat lunak atau farmasi bisa memiliki NPM di atas 20%.
Kenaikan penjualan yang tidak diikuti dengan stabilitas NPM menandakan bahwa biaya operasional membengkak melebihi pertumbuhan pendapatan.
Jurnal Referensi Terkait
- [1]Weygandt, J. J., Kimmel, P. D., & Kieso, D. E. (2015). Financial Accounting.
- [2]Ross, S. A., Westerfield, R. W., & Jordan, B. D. (2018). Fundamentals of Corporate Finance.
Ide Penelitian
Pengaruh Net Profit Margin dan Inventory Turnover terhadap Pertumbuhan Laba Masa Depan.
Dampak Pandemi Terhadap Profitabilitas (NPM) Industri Transportasi dan Logistik.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa perbedaan proksi ini dengan variabel akuntansi biasa?
Untuk informasi detail tentang proksi ini, silakan merujuk pada artikel di atas. NgepetData dapat mengekstrak data yang dibutuhkan secara otomatis dari PDF Annual Report Anda.
Darimana sumber data untuk menghitung proksi ini?
Untuk informasi detail tentang proksi ini, silakan merujuk pada artikel di atas. NgepetData dapat mengekstrak data yang dibutuhkan secara otomatis dari PDF Annual Report Anda.
Apakah proksi ini bisa digunakan untuk semua sektor industri?
Untuk informasi detail tentang proksi ini, silakan merujuk pada artikel di atas. NgepetData dapat mengekstrak data yang dibutuhkan secara otomatis dari PDF Annual Report Anda.